Penggalangan Donasi dan Instagram Live Talk #3: Ngobrolin Gender, Ngobrolin Hidup Kita

Halo Para Dancer dan teman Para Dancer,@paradancer mengadakan LIVE IG sembari galang donasi sesi 3Narasumber: @fitriindraharjanti, yang selain koordinator lapangan dalam program pelibatan laki-laki dalam penghapusan kekerasan perempuan, juga founder dari itslove.id yaitu platform website yang mendorong sesama teman perempuan menuliskan pengalaman khas perempuannya, serta @be.waze fashion line dengan tagline “Beautiful in Whatever Size”.Pembahasan: Ngobrolin Gender, Ngobrolin Hidup KitaHari/Tanggal: …

DUKUNGAN BUKU DAN WORKSHOP PARADANCE PLATFORM

Di tengah masa yg tidak menentu selama pandemi, tetap berkarya dan pentas online memang bisa jadi satu pilihan. Tapi, pilihan aktivitas produktif yg lain juga cukup banyak, salah satunya dengan peningkatan kapasitas diri melalui webinar, workshop, atau membaca buku. Dalam masa pandemi ini banyak para profesional yg membuka workshop secara online dan sangat mudah diakses, …

Penggalangan Donasi dan Instagram Live Talk #2

Kali ini kita akan mengadakan Live IG sesi 2. Yang akan dilaksanakan melalui instagram @gelaran.id. Teman Ngobrol: Corrie Tan (@incorriegible)Host: Nia Agustina (@niaagustinaaa)Pembahasan: Hubungan dan Kedekatan antara Kritikus dan Praktisi (Pertunjukan)Hari/Tanggal: Sabtu, 16 Mei 2020Pukul: 15.00 WIB/16.00 SGT*Obrolan akan berlangsung dalam bahasa inggris, namun teman-teman dapat bertanya dalam bahasa Indonesia, host akan mencoba menerjemahkan pertanyaan. …

LIVE INSTAGRAM DAN PENGGALANGAN DONASI UNTUK PEKERJA SENI DAN MASYARAKAT TERDAMPAK COVID-19

Paradance Platform dan gelaran.id akan mengadakan live instagram series dalam rangka menyebarkan pengetahuan sekaligus penggalangan dana di akun @paradancer dan @gelaran.id Untuk seri pertama, dengan materi terkait psikologi melalui akun instagram @paradancer, dengan detail sebagai berikut:Narasumber: Citra Ayi Safitri (Psikolog Klinis dan Penulis Lagu)Pembahasan: “Pahami Diri, Lalu Melangkah Lagi (latar belakang terbentuknya perilaku bermasalah dan bagaimana …

Menjaga Mental, Merawat Harapan, #menaridirumah

Sejak diumumkannya kasus pertama Covid-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu, secara signifikan masyarakat Indonesia mulai secara aktif menyebarkan berita, edukasi, hingga opini melalui media sosial. Dari hari ke hari lalu lintas penyebaran segala hal terkait Covid-19 semakin liar. Berita benar dan tidak benar hampir sulit untuk dipilah. Himbauan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk …

Ulasan Paradance #27

Apakah Penari Bahagia? : Catatan untuk Paradance ke-27 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. KONON, orang-orang yang bergerak adalah orang-orang yang paling berbahagia. Mereka tidak punya waktu untuk membiarkan kesia-siaan, kecemasan, dan kebimbangan menyita keseharian mereka. Mereka biarkan tubuh mereka menikmati hidup dengan penuh kebersahajaan dan penghayatan. Harapan dan cita-cita janganlah terus …

Ulasan Paradance #19

Kontemplasi dalam Isolasi dan Emosi di Paradance ke-19 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. Detak metronome yang lirih berusaha menyesaki ruang Balai Budaya Minomartani yang malam itu dijejali ratusan penonton. Seorang gadis mungil berambut kriting bergerak mengalir perlahan mengikuti ritme metronome yang konstan seolah beban yang begitu berat menghujam dadanya. Seorang gadis …

Ulasan Paradance #17

Tubuh di Antara Burung, Kata-kata dan Sumpah Pemuda : Catatan untuk Paradance #17 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. Lima orang penari mungil menjinjing kayu berwarna merah berbentuk seperti gerbang kerajaan Tionghoa. Kelima penari mungil itu dengan lincahnya mengikuti irama lagu yang bernuansa oriental itu. Kain merah dengan pola semi polkadot yang …

Ulasan Paradance #16

Memahami dan Mengisi Ruang Gerak dalam Paradance #16 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. Seorang pemuda berbaring di sisi kanan panggung dengan lampu yang menyorot tubuhnya dari sisi atas-belakang panggung. Perlahan satu demi satu gawai penonton berbunyi nyaring dengan bebunyian yang beragam: nada dering aplikasi chatting, lagu dangdut koplo, lagu kebangsaan hingga …

Jogja, Geliat Koreografer Perempuan

Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. Koreografer perempuan? Mereka menjadi bahasan setiap waktu, karena dianggap usia mereka pendek. Setelah menikah dan punya anak sudah tidak akan berkarya lagi. Seandainya masih berkarya pun tidak akan seproduktif dulu. Ya! Selama konstruksi sosial yang masih menganggap bahwa pekerjaan domestik (mengurus rumah, dapur, anak, suami) adalah …