Dalam residensi seniman kali ini, tiga seniman Nanako Matsumoto& Kengo Nishimoto [Team Chiipro] (Tokyo, Jepang) dan Ela Mutiara (Sukabumi, Indonesia) mengambil waktu dan ruang untuk bertemu dan bercakap. Di satu waktu, mereka saling mengambil jarak. Bukan karya akhir yang diharapkan, namun pertanyaan apa yang hadir melalui proses ini-tentang keterhubungan dan ketidakterhubungan dengan ruang secara fisik, ruang sosial, dan ruang intim dengan tubuh dan diri sendiri.
Proses ini berangkat dari praktik yang telah mereka jalani selama ini, lintasan yang telah mereka lewati, dan serapan selama proses residensi ini berlangsung. Pertanyaan-pertanyaan yang mereka temukan inilah yang akan menjadi tawaran awal bagi kemungkinan-kemungkinan selanjutnya.

Rooted Connections menawarkan ruang bagi terbentuknya relasi yang bermakna-dengan tanah, dengan masyarakat, dan antarsesama seniman-selama proses residensi, dan bahkan melampauinya, sebagai fondasi bagi pertumbuhan artistik yang berkelanjutan.
Presentasi hasil residensi akan dilangsungkan pada:
🗓️Hari/Tanggal: Minggu, 04 Januari 2026
📍Tempat: Balai Budaya Minomartani, Sleman (Google Map: https://bit.ly/LOKASIPRD)
🕢Waktu: 19.30 WIB
Presentasi akan diakhiri dengan sesi bincang dengan seniman.
Kontak Reservasi Menonton dan Informasi: +628562571022
***
ELA MUTIARA
Ela Mutiara adalah koreografer dan penari kelahiran Sukabumi, Jawa Barat. Menyelesaikan studi Magisternya pada program Penciptaan Seni di Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Sejak 2016, praktik tarinya banyak menelusuri peristiwa sejarah, pola hidup, perempuan, dan pinggul dalam perspektif sosial budaya Sunda. Auto-etnografi sebagai pendekatan dalam riset dan proses kreatifnya, menempatkan tubuh sebagai medium utama yang diekspresikan melalui karya tari, video, performance art dan seni visual. Beberapa karyanya pernah dipresentasikan di Shitamachi Art Festival (Jepang) 2023, Biennale Yogyakarta (2023), Sasikirana (2024), Indonesia Dance Festival (IDF) 2024, On Stage Plesungan (2025), ACC Asian Screen Dance (Korea) 2025, Asiatri Jogja (2025), dll. Saat ini sedang mengembangkan proyek bertumbuh “Emas Hijau” yang membongkar arsip buruh perkebunan teh di Jawa Barat pada masa kolonial.Â
TEAM CHIIPRO (Nanako Matsumoto – Kengo Nishimoto)
Nanako Matsumoto (seniman tari) dan Kengo Nishimoto (Dramaturg) bekerja bersama dalam karya-karya Team Chiipro yang mengeksplorasi daya kritis tubuh dan gestur. Koreografi mereka berangkat dari konteks-konteks spesifik, sensasi tubuh yang berlapis, ingatan personal, dan memori kolektif untuk mengajak penonton terlibat dalam dialog fisik tentang tubuh yang hidup di masa kini. Alih-alih sekadar meninjau sejarah, Team Chiipro justru bekerja dengan apa yang tersisa-“celah-celah” yang tertinggal-untuk membangun relasi dan ruang baru. Karya-karya utama mereka meliputi Kyoto Imaginary Waltz (2021), Menstruation Sumo Dance (2022), dan nanako by nanako (2024).
Residensi ini dapat terlaksana atas sokongan:
Adisukma Inisiatif
Media Partner:
Radio Balai Budaya Minomartani
Dukungan lain:
RGB Production (Documentation)
THA Production (Sound System Service)
Luminart.std (Stage Lighting Service)