Sejak 11 tahun lalu, format Paradance Festival Mini Seni Gerak dan Tari mungkin tidak banyak berubah. Kami sadar yang membuat inisiatif kecil ini senantiasa bergerak dinamis adalah para seniman dan karya yang hadir di setiap serinya. Oleh karenanya, kami bersyukur dapat kembali menjadi ruang presentasi bagi karya lima seniman berikut: I Wayan Eka Parta Muliana yang …
Penulis: paradance2
PERTUNJUKAN: MY HOME AT THE INTERSECTION OLEH ABHISHEK THAPAR
Apa makna “rumah” jika ia berada di tengah kekerasan dan ketegangan politik? Apa artinya “rumah” ketika kamu dipaksa untuk meninggalkannya? Itu pertanyaan besar bagi Abhishek Thapar. Ia lahir 1980an di Moga, Punjab. Wilayah India pinggiran yang penuh luka konflik horisontal sejak masa kemerdekaan India dari kolonialisme Inggris tahun 40an, hingga konflik lain tahun 80an saat …
LES PRIVAT TARI JAIPONG AREA D.I. YOGYAKARTA
Pernah dengar tari Jaipong? Tarian ini adalah tari tradisi dari Jawa Barat yang menggabungkan unsur-unsur kesenian seperti ketuk tilu, ronggeng, dan pencak silat. Bagi anak-anak, mungkin tarian ini bisa jadi hanya sekedar asik aja ditarikan. Namun untuk perempuan dewasa, tarian ini bisa jadi memiliki fungsi yang lebih besar dari itu. Kenapa? Karena tari Jaipong mengandung …
Paradance edisi 33
Paradance festival, akan segera digelar kembali untuk edisi ke-33. Sejak pendaftaran dibuka bulan lalu, kami mendapatkan sekitar 30 proposal karya yang ingin tampil mempresentasikan karya atau embrio karyanya di Paradance. Namun demikian mengingat keterbatasan tempat dan waktu, tim Paradance memilih 5 karya yang akan tampil pada 25 Februari nanti. Kelima penampil datang bermacam latar belakang …
Presentasi Hasil Residensi Biloura Collective (Italia) di Paradance Platform
Sudah sejak 14 Januari 2024 lalu, Paradance kedatangan tamu dari Eropa, mereka adalah Silvia Ribero (@selvatika.d.oc ) dan Angela Rottensteiner (@angierottensteiner ). Kedua seniwati ini tergabung dalam sebuah kolektif bermarkas di Italia, Biloura Intercultural Collective (@biloura_performing_arts ). Sebagai fasilitator, Paradance Platform kemudian mempertemukan mereka dengan 3 koreografer yang berbasis di Yogyakarta: Ela Mutiara (@elamutiara), Lestari …
UNDANGAN TERBUKA “KOREOGRAFER MENULIS” (edisi 2022).
Koreografer Menulis, adalah program Paradance Platform untuk mengajak para koreografer kontemporer Indonesia menulis catatan reflektif tentang karya dan atau proses berkaryanya. Program ini bertujuan untuk mengumpulkan catatan dinamika gagasan dan atau permasalahan yang dihadapi koreografer muda pada masa tertentu yang dapat kita gunakan sebagai arsip penting bagi perkembangan koreografi tari kontemporer Indonesia. Pada Tahun 2018 …
Penggalangan Donasi dan Instagram Live Talk #2
Kali ini kita akan mengadakan Live IG sesi 2. Yang akan dilaksanakan melalui instagram @gelaran.id. Teman Ngobrol: Corrie Tan (@incorriegible)Host: Nia Agustina (@niaagustinaaa)Pembahasan: Hubungan dan Kedekatan antara Kritikus dan Praktisi (Pertunjukan)Hari/Tanggal: Sabtu, 16 Mei 2020Pukul: 15.00 WIB/16.00 SGT*Obrolan akan berlangsung dalam bahasa inggris, namun teman-teman dapat bertanya dalam bahasa Indonesia, host akan mencoba menerjemahkan pertanyaan. …
Ulasan Paradance #27
Apakah Penari Bahagia? : Catatan untuk Paradance ke-27 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. KONON, orang-orang yang bergerak adalah orang-orang yang paling berbahagia. Mereka tidak punya waktu untuk membiarkan kesia-siaan, kecemasan, dan kebimbangan menyita keseharian mereka. Mereka biarkan tubuh mereka menikmati hidup dengan penuh kebersahajaan dan penghayatan. Harapan dan cita-cita janganlah terus …
Ulasan Paradance #19
Kontemplasi dalam Isolasi dan Emosi di Paradance ke-19 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. Detak metronome yang lirih berusaha menyesaki ruang Balai Budaya Minomartani yang malam itu dijejali ratusan penonton. Seorang gadis mungil berambut kriting bergerak mengalir perlahan mengikuti ritme metronome yang konstan seolah beban yang begitu berat menghujam dadanya. Seorang gadis …
Ulasan Paradance #17
Tubuh di Antara Burung, Kata-kata dan Sumpah Pemuda : Catatan untuk Paradance #17 Tulisan ini direpost dari https://gelaran.id atas seijin redaksi gelaran. Lima orang penari mungil menjinjing kayu berwarna merah berbentuk seperti gerbang kerajaan Tionghoa. Kelima penari mungil itu dengan lincahnya mengikuti irama lagu yang bernuansa oriental itu. Kain merah dengan pola semi polkadot yang …