Dalam upaya membangun ekosistem dan ruang interaksi untuk menemani pertumbuhan koreografer muda Indonesia, Paradance Platform menjalankan beberapa program berikut:
PARADANCE FESTIVAL
Paradance Festival Mini Seni Gerak dan Tari
Paradance Festival, adalah ruang presentasi bagi karya-karya pendek oleh koreografer muda baik di Yogyakarta maupun kota-kota lain di Indonesia. Panggung presentasi karya ini digelar dua bulan sekali, tepatnya setiap bulan genap. Peserta terbuka bagi semua kalangan muda baik darin segi usia maupun segi karir koreografinya. Paradance Festival Mini Gerak dan Tari menjadi penting dalam rangka memetakan dan meregenerasi koreografer muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Paradance Platform akan membuka pendaftaran terbuka setiap dua bulan sekali untuk menyaring penampil Paradance Festival. Waktu pendaftaran akan diumumkan di website ini maupun media sosial yang dikelola tim Paradancer.
Kurasi dalam Paradance Festival Mini Gerak dan Tari lebih mengacu pada beberapa hal berikut:
- Potensi koreografer, mengacu pada karya-karya sebelumnya, hasil pengamatan media sosial koreografer, dan analisis jawaban koreografer dari pertanyaan di dalam formulir
- Persebaran wilayah penampil
- Konsep karya yang diajukan, karya dapat berupa karya baru, work in progress, maupun karya yang sudah pernah dipentaskan di ruang presentasi yang lain namun ingin dicobakan dalam ruang yang berbeda
Paradance Special Guest
Paradance Special Guest merupakan ruang presentasi yang dikhususkan bagi koreografer profesional baik dari dalam maupun luar negeri dengan skema pengajuan proposal baik dari pihak koreografer kepada Paradance Platform maupun sebaliknya, dari Paradance Platform kepada pihak koreografer.
Program ini berupa rangkaian presentasi karya dan diskusi, yang harapannya selain sebagai momen pertukaran pengetahuan dua arah juga sebagai gambaran bagi para koreografer muda yang menonton, bahwa dalam tahap profesionalisme tertentu, koreografer harus siap untuk berdiskusi, berdebat, atau paling tidak menjelaskan karyanya dengan baik.
Bagi seniman yang ingin mengajukan proposal untuk melakukan presentasi dalam Paradance Special Guest dapat mengirimkan proposalnya ke paradancerjogja@gmail.com
PARADANCE FESTIVAL diselenggarakan bekerjasama dengan Balai Budaya Minomartani, Ngaglik, Sleman, D.I. Yogyakarta yang merupakan lembaga partner yang memfasilitasi tempat.
RESIDENSI
Paradance Platform membuka diri bagi kerjasama residensi baik untuk seniman dalam maupun luar negeri. Kami dapat memfasilitasi ruang studio di Balai Budaya Minomartani dan mengorganisir kebutuhan residensi, seperti: tempat tinggal, struktur program residensi, menjangkau narasumber, memfasilitasi presentasi, dan kebutuhan lainnya. Karena sumber daya dari Paradance Platform terbatas, maka jika ada yang berminat untuk mengajukan residensi dengan Paradance Platform, kita dapat mencari sumber-sumber yang dibutuhkan bersama.
Bagi seniman, peneliti, maupun praktisi seni yang ingin mengajukan proposal untuk kerjasama residensi dapat mengirimkan proposalnya ke paradancerjogja@gmail.com
PARADANCE KLUB BELAJAR
Workshop
Untuk melengkapi ruang presentasi, kami menginisiasi ruang belajar, salah satunya dengan membuat berbagai program workshop. Workshop diorganisir dengan 2 jalan, workshop mandiri, yang artinya workshop ini sejak awal diinisiasi oleh Paradance Platform, dan workshop kerjasama, yang artinya workshop diinisiasi oleh platform lain, namun Paradance Platform terlibat dalam pengorganisasian.
Sampai saat ini tidak ada jadwal khusus untuk penyelenggaraan workshop. Kami menjalankannya secara organik dengan memantau kebutuhan dan peluang di lapangan. Namun ditargetkan workshop dijalankan sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. Workshop-workshop diorganisir dengan harapan mampu meningkatkan skill baik teknik tari, kesadaran tubuh tari, juga pengetahuan yang meliputinya.
Persami Paradance
Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) diambil dari akronim yang umumnya digunakan dalam kepramukaan di Indonesia. Dalam kegiatan ini, Paradance akan mengajak peserta untuk menginap di suatu lokasi sepanjang hari Sabtu-Minggu dan didalamnya digelar berbagai diskusi dan atau latihan bersama. Sama dengan program workshop, Persami Paradance ditargetkan digelar sekurang-kurangnya sekali dalam setahun.
Unfocussed Group Discussion (UGD)
UGD alias Unfocussed Group Discussion ini adalah ruang bebas aktif untuk menampung lalu mengeksplorasi topik random dan beragam seputar seni pentas dan hal lain disekitarnya. Dalam program ini kami mengundang pemantik untuk memoderasi sekaligus memfasilitasi diskusi.
Klub Bahasa Inggris
Program ini telah dilaksanakan beberapa kali dalam format luring dan daring. Klub Bahasa Inggris ini kami gunakan untuk memfasilitasi teman-teman koreografer yang punya aspirasi untuk bekerja secara internasional, namun terhambat kemampuan bahasa. Ini kami kerjakan karena kami tahu, bekerja di dunia tari tidak selalu stabil secara keuangan, dan les bahasa inggris tidak selalu terjangkau bagi teman-teman koreografer.
Klub Baca
Program ini dilaksanakan baik oleh Paradance sendiri maupun secara kolaboratif dengan institusi lain sejak 2016. Klub Baca ini juga bagian dari bagaimana memfasilitasi teman-teman koreografer dari hal kecil, karena kadang kesibukan teman-teman koreografer membuatnya tidak sempat untuk mengakses bacaan dengan tenang. Dengan klub baca ini, kita dapat membagi beban bacaan dengan teman satu kelompok dan saling membaginya, sehingga kita bisa mendapatkan porsi pengetahuan yang sama dengan waktu yang lebih singkat.
KOREOGRAFER MENULIS
Paradance Platform menginisiasi project penerbitan buku terutama dalam tujuannya untuk mengarsipkan cerita-cerita dibalik proses berkarya koreografer muda. Penerbitan buku ini juga diharapkan menjadi salah satu stimulus bagi koreografer muda untuk meningkatkan kemampuan menulis, juga menjadi salah satu manuskrip yang mencatat pertumbuhan koreografer muda Indonesia.
Tidak terdapat target waktu reguler untuk menerbitkan buku karena Paradance Platform mencoba memetakan ulang terus menerus sebelum memutuskan buku dengan tema apa yang akan terbit selanjutnya. Dalam proses penerbitan buku, Paradance Platform bekerjasama dengan Penerbit Garudhawaca, Yogyakarta.
DANCELOG
Pada Februari 2024, Paradance platform memulai program podcast bertajuk DANCELOG. Podcast ini disiarkan di kanal Youtube Paradance Festival. Melalui Podcast ini, Paradance ingin memberikan tambahan insight baik khalayak umum maupun bagi komunitas tari kontemporer mengenai dinamika kekaryaan, pengalaman personal dan berbagai sisi dunia tari dan koreografer. Melalui Dancelog, kita harapkan dapat pula menambah jalur persebaran informasi, gagasan dan nilai-nilai dari tokoh yang diundang.
